Untukmu,
Izinkan aku memasuki sisa-sisa hatimu yang kosong
Menemanimu dalam gelap malam yang mungkin kau takbisa melihat bulan
Aku hanya serpihan masa lalu yang telah mengabaikanmu
Yang sekarang mengharap kasihmu yang dulu sempat kulewatkan
Dulu jarak antara kita terbilang sangat dekat
Sampai takbisa kulihat apa beda semua rasa
Terlalu dekat hingga kita melupakan, kita bukan pengguna seragam putih merah ataupun biru
Kamu beranjak dewasa
Aku juga
Melupakan 'kita'
Aku datang dari masa lalumu,
Aku datang dari dunia yang telah kau lupakan,
Aku datang dengan mimpi yang sudah lama kita kubur
Seiring berjalannya waktu...
Aku sadar, kaulah bintang yang selama ini menyinari malamku
Kaulah yang selama ini aku cari
Namun sayang...
Sekian lama kau hanya diujung mata tanpa hati
Jangan mengira ini surat cinta biasa
Karena kita memang tak biasa
Untukmu yang tak tersentuh,
Biarkan aku hanya melihatmu yang tertawa untuknya, kamu yang tersenyum untuknya
Aku bahagia
Meski nyeri kadang datang menghampiri
Tetaplah disana; tempat yang bisa kulihat namun tak akan bisa ku gapai
Jangan biarkan hadirku mengusik hidupmu
Tujuanku; hanya menatap tanpa menyentuhmu
Komentar
Posting Komentar