Langsung ke konten utama

Kata yang Tidak Berkata

setiap kata memiliki makna
kecuali kita

bising di kepalamu
dan gemuruh detak jantungku
menggebu
tanpa malu
tetapi tembok itu
masih memenangkan segala perang
tentang keakuan
dan
diam
masih menjadi kalimat panjang
menggantikan setiap pelukan-pelukan

batu
dalam jiwamu
tetap satu

akhirnya
yang ramai hanya bisu

berkata tanpa kata-kata

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Katamu–palsu

Katamu, Terang itu bila kita berhasil melewati gelap Katamu, Mudah itu bila kita melompati cobaan bersama Katamu, Tawa itu hanya untuk mereka yang sering menangis Katamu, Untuk mencapai senja yang indah kita hanya perlu menunggu mentari tenggelam Sayang, Tempat ini terlalu gelap, Aku yang buta pun bisa merasakan hitam pekatnya Aku tak melihatmu di gelap ini Apa gelap ini termasuk bentuk cobaan? Jika iya, aku tak bisa melompat Aku lumpuh Jangankan melompat Bergerakpun aku tak mampu Kau bilang menangis? Menangis? Tak usah kau bicara tangis pada orang tunawicara Tak usah mengatakan tentang bualan indah Tentang tawa Menangis saja sulit Bagaimana ku bisa tertawa? Bodoh! Kau mengajarkanku tentang menunggu? Tahu apa kau tentang senja yang indah Tahu apa kau tentang arti menunggu Untuk tertawa Untuk membuat hidup lebih mudah Untuk mencapai terang Katamu, bila "kita" Tahu apa kau tentang kita? Kita–mungkin maksudmu adalah aku dah diriku Terimakasih, ...