Katamu,
Terang itu bila kita berhasil melewati gelap
Katamu,
Mudah itu bila kita melompati cobaan bersama
Katamu,
Tawa itu hanya untuk mereka yang sering menangis
Katamu,
Untuk mencapai senja yang indah kita hanya perlu menunggu mentari tenggelam
Sayang,
Tempat ini terlalu gelap,
Aku yang buta pun bisa merasakan hitam pekatnya
Aku tak melihatmu di gelap ini
Apa gelap ini termasuk bentuk cobaan?
Jika iya, aku tak bisa melompat
Aku lumpuh
Jangankan melompat
Bergerakpun aku tak mampu
Kau bilang menangis?
Menangis?
Tak usah kau bicara tangis pada orang tunawicara
Tak usah mengatakan tentang bualan indah
Tentang tawa
Menangis saja sulit
Bagaimana ku bisa tertawa?
Bodoh!
Kau mengajarkanku tentang menunggu?
Tahu apa kau tentang senja yang indah
Tahu apa kau tentang arti menunggu
Untuk tertawa
Untuk membuat hidup lebih mudah
Untuk mencapai terang
Katamu, bila "kita"
Tahu apa kau tentang kita?
Kita–mungkin maksudmu adalah aku dah diriku
Terimakasih,
Telah membuatku menunggu
Menunggu kau menuntunku melewati gelap bersama
Menunggumu mengajarkanku cara melompati cobaan
Juga membuat air mataku habis sampai sulit menangis–bahkan untuk tertawa
Terang itu bila kita berhasil melewati gelap
Katamu,
Mudah itu bila kita melompati cobaan bersama
Katamu,
Tawa itu hanya untuk mereka yang sering menangis
Katamu,
Untuk mencapai senja yang indah kita hanya perlu menunggu mentari tenggelam
Sayang,
Tempat ini terlalu gelap,
Aku yang buta pun bisa merasakan hitam pekatnya
Aku tak melihatmu di gelap ini
Apa gelap ini termasuk bentuk cobaan?
Jika iya, aku tak bisa melompat
Aku lumpuh
Jangankan melompat
Bergerakpun aku tak mampu
Kau bilang menangis?
Menangis?
Tak usah kau bicara tangis pada orang tunawicara
Tak usah mengatakan tentang bualan indah
Tentang tawa
Menangis saja sulit
Bagaimana ku bisa tertawa?
Bodoh!
Kau mengajarkanku tentang menunggu?
Tahu apa kau tentang senja yang indah
Tahu apa kau tentang arti menunggu
Untuk tertawa
Untuk membuat hidup lebih mudah
Untuk mencapai terang
Katamu, bila "kita"
Tahu apa kau tentang kita?
Kita–mungkin maksudmu adalah aku dah diriku
Terimakasih,
Telah membuatku menunggu
Menunggu kau menuntunku melewati gelap bersama
Menunggumu mengajarkanku cara melompati cobaan
Juga membuat air mataku habis sampai sulit menangis–bahkan untuk tertawa
Komentar
Posting Komentar