Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Waktu Baru

tentang detik dan detak jantung yang pernah menderu beradu, begitu hebatnya ada kamu tentang menit yang terasa lama, sebab kita hanya saling menunggu centang biru aku malu dan kamu masih saja ragu tentang jam dan suara dering yang tak juga berbunyi ternyata kita, lupa untuk mengabari entah karena ambisi; atau sibuk sendiri-sendiri tentang hari yang masih sama dengan jam tadi lupa mengabari karena sibuk sendiri berubah menjadi emosi; dan bertemu nampaknya jadi penuh urgensi tentang pekan yang selalu kita hitung sebab kembali; perlu berbicara tentang hari-hari empat pekan seharusnya cukup untuk memperbaiki dan mempersiapkan alasan–pembelaan diri tentang bulan satu bulan tiga puluh hari satu orang memiliki satu hati tebak saja, berapa yang menambatkan hati di tiga puluh hari dan itu membuat alasanmu; menjadi-jadi tentang waktu dan jam tangan baru; setiap detik menit dan jam yang berlalu tanpa aku–dan kamu pada tiga puluh hari terakhir tak dapat terula...